Senin, 24 Oktober 2022

D. AKTIVITAS MEMENUHI KEBUTUHAN ( MATERI PEMBELAJARAN IPS SMP KELAS 7 SEMESTER GANJIL KURIKULUM MERDEKA )


 







D. AKTIVITAS MEMENUHI KEBUTUHAN

( HALAMAN 43 s.d 66 )



1. Kebutuhan Hidup Manusia

   a. Pengertian Kebutuhan

Kebutuhan merupakan keinginan atas barang dan jasa yang menuntut adanya pemenuhan, ketika  arang dan jasa yang diinginkan tidak terwujud akan berpengaruh terhadap kehidupannya.

b. Jenis-jenis Kebutuhan

* Kebutuhan Berdasarkan Tingkat Kepentingan

a) Kebutuhan Primer (Utama / sandang, pangan , papan)

b) Kebutuhan Sekunder (pelengkap/TV, radio, buku )

c) Kebuthan Tersier (barang mewah )

 

* Kebutuhan Berdasarkan Waktu Pemenuhan Kebutuhan

a) Kebutuhan Sekarang (obat bagi si sakit)

b) Kebutuhan Masa Mendatang

c) Kebutuhan Mendesak (tiba2 dan isidental)

d) Kebutuhan Sepanjang Waktu (terus menerus/ pendidikan)

 

* Kebutuhan Berdasarkan Sifat

a) Kebutuhan Jasmani ( kebutuhan fisik )

b) Kebutuhan Rohani ( memuaskan rohani/batin seseorang )

 

* Kebutuhan Berdasarkan Subyek

a) Kebutuhan Individu

b) Kebutuhan Kelompok

 

 

 

c. Faktor yang Memengaruhi Kebutuhan

a) Jenis Kelamin

b) Tingkat Pendidikan

c) Lingkungan Tempat Tinggal

d) Kemajuan IPTEK

e) Pendapatan

f) Status Sosial

g) Selera

h) Adat istiadat

 

d. Jenis-Jenis Alat Pemuas Kebutuhan

* Alat Pemuas Kebutuhan Berdasarkan Cara  Memperolehnya

a) Barang Bebas (tidak membutuhkan pengorbanan)

b) Barang Ekonomis ( membutuhkan pengorbanan)

c) Barang Ilith (jika terbatas akan berguna, jika berlimpah akan menimbulkan bencana bagi manusia )

* Alat Pemuas Kebutuhan  Berdasarkan Hubungannya dengan Barang Lain

1) Barang Subtsitusi (pengganti )

2) Barang Komplementer (pelengkap)

* Alat Pemuas Kebutuhan Berdasarkan Tujuan Penggunaannya

1) Barang Produksi

2) Barang Konsumsi

* Alat Pemuas Kebutuhan Berdasarkan Proses Pembuatannya

a) Barang Mentah

b) Barang Setengah Jadi

c) Barang Jadi

 

 

 

 

 

Sabtu, 15 Oktober 2022

5. INTERAKSI ANTAR WILAYAH (MATERI PEMBELAJARAN IPS SMP KELAS 7 KURIKULUM MERDEKA )


  







INTERAKSI ANTAR WILAYAH

( Halaman 39 s.d. 42)


Setiap wilayah memiliki potensi sumber daya dan kebutuhan yang berbeda dengan tempat lain.

Hal inilah yang mendasari terjadinya interaksi antarwilayah dalam rangka memenuhi kebutuhan.

Setiap wilayah dapat menghasilkanbarang kebutuhan yang berbeda dengan wilayah lain karena adanyaberbedaan bentuk muka bumi.

Jaringan jalan dan transportasi juga memengaruhi interaksi tersebut. Penggunaan lahan di perdesaan didominasi lahan pertanian termasuk perkebunan dan perikanan sehingga memiliki ruang terbuka yang lebih luas dibandingkan areal terbangun. Sedangkan penggunaan lahan di perkotaan memiliki  eterogenitas yang lebih tinggi dibandingkan wilayah perdesaan.

Hal ini membuat wilayah perdesaan dapat menghasilkan bahan pangan yang dibutuhkan penduduk perkotaan.

Senin, 10 Oktober 2022

4. NILAI DAN NORMA ( MATERI PEMBELAJARAN IPS SMP KELAS 7 KURIKULUM MERDEKA )



 









4. Nilai dan Norma ( Halaman 34 sd 37 )

a. Definisi Nilai dan Norma

    Nilai adalah hal atau sesuatu yang dianggap baik atau buruk oleh masyarakat setempat

     Norma adalah seperangkat aturan-aturan yang berlaku dalam masyarakat setempat.

 

b. Jenis-Jenis Nilai dan Norma

Jenis-Jenis Nilai

a) nilai material adalah segala hal yang bermanfaat bagi jasmani manusia,

seperti makanan dan pakaian.

b) nilai vital merupakan segala hal yang bisa digunakan manusia untuk

melakukan kegiatan atau aktivitas, misalnya jaring untuk nelayan,

payung ketika musim hujan, dan lain sebagainya.

c) nilai kerohanian adalah segala sesuatu yang bermanfaat bagi rohani

manusia, meliputi:

Nilai Kebenaran: bersumber dari unsur akal manusia. Contoh

nilai kebenaran yaitu hakim yang bertugas memberi putusan

pengadilan.

• Nilai Keindahan: berasal dari perasaan dan estetis manusia. Contoh

mengoleksi perangko, menanam tanaman hias, dan membeli

lukisan.

• Nilai Kebaikan/Moral: berasal dari kehendak atau kemauan

manusia. Contohnya tidak memotong pembicaraan orang lain,

meminjamkan pulpen kepada teman yang lupa membawa alat tulis.

• Nilai Religius: merupakan nilai ketuhanan yang tertinggi dan

mutlak. Contohnya, beribadah tepat waktu, menjalankan perintah

yang diajarkan dalam agama yang dianut.

 

Jenis-jenis Norma

Norma Agama

Norma agama atau religi memuat aturan yang menata kehidupan manusia yang bersumber dari Tuhan. Norma agama terdiri dari Norma agama terdiri dari sekumpulan perintah dan larangan manusia

untuk berlaku, yang oleh pemeluknya diyakini kebenaran dan konsekuensinya. Norma tersebut tidak hanya mengatur hubungan vertikal, antara manusia dan Tuhan (ibadah), tetapi juga hubungan horizontal, yakni hubungan sesama manusia.

Norma Kesusilaan

Norma kesusilaan berasal dari hati nurani yang dipraktikkan secara berulang dan menjadi kebiasaan.

Pelanggaran terhadap norma kesusilaan seringkali diangap sebagai pelanggaran terhadap ajaran agama.

Norma Kesopanan

Norma kesopanan berisi seperangkat atur an yang menjadi panduan tingkah laku seseorang agar sesuai dengan kaidan sopan santun untuk dapat diterima untuk hidup dalam lingkungan masyarakat. Norma ini bersumber dari budaya dan adat istiadat masyarakat. Perbuatan yang dianggap sopan.

Norma hukum tersusun atas  aturan-atur an yang dibuat lembaga-lembaga resmi tertentu, seperti lembaga pemerintah suatu negara. Norma hukum bersifat memaksa, tegas, dan mengikat warga negara. Contoh dari norma hukum yaitu adanya aturan mengenai hukuman bagi pelanggaran lalu

lintas.

 

c. Peranan Nilai dan Norma

1. Mengatur kehidupan masyarakat untuk membentuk pola perilaku masyarakat yang tidak merugikan atau merusak tatanan yang ada dalam  masyarakat.

2. Menyeimbangkan hak dan kewajiban dalam masyarakat, sehingga tidak ada pihak yang merasakan ketidakadilan atas perilaku pihak lain.

3. Nilai berfungsi sebagai alat motivasi dan kontrol sosial. Norma merupakan pedoman bagi individu untuk berlaku di dalam masyarakat. Norma juga berperan untuk mengatur, mengendalikan, memberi

sanksi serta memaksa anggotanya untuk bertingkah laku di tengah masyarakat.

Kamis, 06 Oktober 2022

SOSIALISASI (MATERI PEMBELAJARAN IPS SMP KELAS 7 (KURIKULUM MERDEKA )





 


3. Sosialisasi

(Halaman 30 s.d. 33 )


a. Hakikat Sosialisasi

Sosialisasi adalah proses interaksi yang dilakukan secara terus-menerus sehingga membentuk kepribadian seorang individu.

Melalui sosialisasi, kita mempelajari nilai-nilai budaya, norma, dan peran.

b. Agen Sosialisasi

■ Keluarga

 Agen sosialisasi keluarga terdiri dari sistem keluarga inti (nuclear family) dan system  kekerabatan (extended family). Keluarga inti meliputi ayah, ibu, dan saudara kandung   maupun angkat yang tinggal dalam satu rumah. Sedangkan sistem kekerabatan meliputi   kakek, nenek, paman, dan bibi.

■ Sekolah

 Sosialisasi di sekolah memiliki tujuan menanamkan nilai kedisiplinan yang berorientasi  mempersiapkan peran peserta didik pada masa mendatang.

■ Kelompok Sepermainan

Kelompok sepermainan dapat memengaruhi  kebiasaan belajar, selera musik, sudut pandang, dan bahkan gaya berpakaian.

■ Media Massa

Jenis media massa dapat berupa televisi, surat kabar, majalah, film, radio, dan media sosial digital lainnya. Individu akan dihadapkan pada berbagai perilaku, ide, kepercayaan, dan nilai melalui media. 

C. Proses Sosialisasi

Berdasarkan teori perkembangan kognitif Jean Piaget, proses sosialisasi

menekankan pada kemampuan anak untuk memahami dunia. Piaget

menjelaskan adanya perbedaan tahap anak-anak dalam belajar untuk

berpikir tentang diri mereka sendiri dan lingkungan mereka. Tahapan

tersebut di antaranya:

■ Sensorimotor (0-2 tahun)

Sensorimotor merupakan tahap pertama bayi belajar terutama dengan menyentuh benda, memanipulasinya, dan secara fisik menjelajahi lingkungannya. Pencapaian utama pada tahap ini adalah pemahaman anak bahwa lingkungannya memiliki sifat yang berbeda dan stabil.

■ Pra-operasional (2-7 tahun)

Pada tahap ini anak sudah menguasai bahasa dan menggunakan kata-kata untuk  merepresentasikan objek dan gambar secara simbolis. Anak-anak berbicara bersama tetapi tidak dengan satu sama lain dalam arti yang sama seperti orang dewasa.

■ Operasional konkret (7-11 tahun)

Pada fase ini, anak-anak telah memahami pengertian logis seperti hubungan sebab dan akibat. Seorang anak pada tahap perkembangan ini akan mengenali alasan yang salah dan mampu melaksanakan operasi hitungan matematika sederhana (mengalikan, membagi, dan mengurangi).

■ Operasional formal (11-15 tahun)

Tahap ini merupakan tahap remaja. Selama masa remaja, anak yang beranjak dewasa lebih mampu memahami ide-ide yang sangat rumit.

Ketika dihadapkan pada suatu masalah, anak-anak pada tahap ini mampu meninjau semua cara yang mungkin untuk dilakukan

 


Kamis, 29 September 2022

2. Manusia sebagai Makhluk Sosial dan Ekonomi yang Bermoral ( Materi Pelajaran IPS SMP Kelas 7 Kurikulum Merdeka )











2. Manusia sebagai Makhluk Sosial dan Ekonomi yang Bermoral

a. Manusia sebagai Makhluk Sosial

Manusia sebagai makhluk sosial dapat diartikan bahwa manusia tidak dapat memenuhi kebutuhannya sendiri dan membutuhkan bantuan orang lain. Manusia memiliki keterbatasan sumber daya untuk memenuhi kebutuhannya sehingga manusia saling bergantung satu dengan lainnya.

 

b. Manusia sebagai Makhluk Ekonomi yang Bermoral

Kebutuhan manusia yang tidak terbatas membuat manusia melakukan berbagai cara agar tujuan kebutuhannya dapat terpenuhi. Keinginanmanusia untuk dapat memenuhi kebutuhannya merupakan perwujudan manusia sebagai makhluk ekonomi. Dalam pemenuhan kebutuhannya,

manusia dibatasi oleh hak-hak orang lain sebagai perwujudan makhluk bermoral. Sebagai makhluk ekonomi yang bermoral, manusia setidaknya memiliki lima (5) ciri-ciri sebagai berikut:

1) Melakukan tindakan rasional.

2) Fokus pemenuhan kebutuhan untuk kepentingan diri sendiri tanpa mengabaikan norma/nilai/aturan yang berlaku di masyarakat.

3) Pengambilan keputusan dalam rangka memenuhi kebutuhan sesuai dengan tujuan.

4) Sulit merasa puas.

5) Ada preferensi pribadi dalam menentukan aktivitas pemenuhan kebutuhan.


Petunjuk !

Kerjakan Tugas Buku Paket Halaman 29-30 di buku Tugas/Catatan !


Rabu, 28 September 2022

Hujan di Surgaku

BAITI JANNATI

Suara rintik hujan yang membasahi bumi
Membuat suasana hati yang Adem Ayem 😍☝✌

Minggu, 18 September 2022

SOSIALISASI DALAM MASYARAKAT (MATERI PELAJARAN IPS SMP KELAS VII SEMESTER GANJIL)


 









SEJARAH LISAN


Sejarah lisan adalah sejarah yang datanya didapat dari sumber lisanSumber lisan adalah sumber sejarah berupa tuturan yang tidak tertulis.

Cerita rakyat dapat diklasifikasikan menjadi tiga jenis yaitu mitos (myth), legenda (legend), dan dongeng ( folktale).

a.       Mitos adalah cerita yang dianggap benar terjadi dan suci oleh masyarakat pemilik cerita te rsebut.

b.      Legenda merupakan cerita rakyat jaman dahulu yang dianggap benar-benar terjadi oleh pemilik cerita.

c.       Dongeng merupakan prosa yang dianggap tidak benar-benar terjadi oleh yang memiliki cerita. Isi dongeng kebanyakan penuh dengan khayalan.

 

Cerita rakyat mempunyai ciri-ciri di antaranya:

a.        Penyebaran dan pelestariannya dilakukan dengan tradisi lisan yaitu melalui penuturan dari seorang ke orang lain.

b. Bersifat tradisional dan disebarkan antargenerasi dalam waktu yang cukup lama.

c. Cerita rakyat itu ada dengan versi-versi dan perbedaan dari setiapdaerah sehingga menjadi berbeda alur dari ceritanya satu sama lain.

d. Penciptanya tidak diketahui.

e. Menjadi milik bersama.

f. Mempunyai kegunaan dalam kehidupan.

g. Mempunyai logika sendiri yang membedakan dengan logika

 

Cerita rakyat memiliki banyak nilai-nilai luhur yang berkaitan dengan nilai-nilai budi pekerti seperti : keimanan, jujur, adil, bekerja keras, rendah hati, bekerja sama, keberanian, rela berkorban, tolong menolong, kerurukunan, dan sebagainya .

Jejak-jejak masa lampau sebagai sumber sejarah digolongkan dalam tiga jenis yaitu :

Sumber Tertulis, Sumber Benda dan Sumber Lisan

1.      Sumber  Tertulis

a.       Prasasti, ….

b.      Silsilah keluarga (dokumen tertulis), ….

c.       Surat kabar, ….

d.      Buku harian, ….

e.       Piagam, ….

f.       Babad, ….

g.      Dokumen ….,

h.      Biografi, ….

i.        Jurnal,….s

j.         Surat,….

k.      laporan, ….

l.        Notulen rapat, ….dan sebagainya

2. Sumber benda  yaitu :

a.         monumen (piramid, masjid, candi, makam, gereja, patung, lukisan),

b.         ornamen (relief, gambar-gambar),

c.          Grafis (peta, perencanaan kota,  sketsa topografis, sidik jari, tabel statistik, dan lain-lain),

d.         Fonografi (rekaman suara).

 

3.                   SumberLisan yaitu :

Sumber lisan dapat dibedakan menjadi dua jenis.

1)      Kesaksian lisan oleh pelaku yang terlibat secara langsung dalam peristiwa sejarah (oral history).

 Pada saat melakukan wawancara dengan saksi sejarah direkam dan ditranskripkan ke dalam kertas.

2)      Tradisi lisan (oral tradition), misalnya mitos, legenda, dongeng, dan cerita rakyat. Tradisi lisan lebih sulit untuk dianalisis oleh seorang sejarawan karena perlu menangkap kenyataan di belakang ceritanya yang didukung dokumen seperti arsip   atau buku.

a.       Mitos adalah cerita yang dianggap benar terjadi dan suci oleh masyarakat pemilik cerita te rsebut.

b.      Legenda merupakan cerita rakyat jaman dahulu yang dianggap benar-benar terjadi oleh pemilik cerita.

c.       Dongeng merupakan prosa yang dianggap tidak benar-benar terjadi oleh yang memiliki cerita. Isi dongeng kebanyakan penuh dengan khayalan.

DAMPAK POSITIF DAN DAMPAK NEGATIF KONDISI GEOGRAFIS INDONESIA ( IPS SMP KELAS 8 SEMESTER GANJIL)

  Apa saja dampak positif dan negatif kondisi geografis Indonesia?   Dampak Positif Kondisi Geografis Indonesia   1. Posisi Strategis un...