Senin, 04 April 2022

B. KONDISI MASYARAKAT INDONESIA PADA MASA PENJAJAHAN ( IPS SMP KELAS 8 SEMESTER GENAP )

 KONDISI MASYARAKAT INDONESIA PADA MASA PENJAJAHAN 










1. Pengaruh Monopoli dalm Perdagangan

                Monopoli adalah penguasaan pasar yang dilakukan oleh satu atau sedikit perusahaan   

VOC (Vereeningde Oost Indische Compagnie) ( 1602 – 1799)

-  Berdiri Tahun 1602

-  Gubernur Jenderal Pertama : Pieter Both

-  Hak Istimewa ( Hak Octroi ) adalah hak untuk bertindak sebagai suatu negara.

; mencetak uang, memiliki angkatan perang, , memerintah daerah yang diduduki, melakukan perjanjian dengan raja-raja, memonopoli perdagangan rempah-rempah

-  Strategi ; Politik “DEVIDE ET IMPERA”/ Politik adu domba

-  Dibubarkan 31 Desember 1799, karena : Bangkrut !!

·         Korupsi dan manajemen perusahaan yang kurang baik

2. Pengaruh Kebijakan Kerja Paksa

            Mulai tanggal 1 Januari 1800, Indonesia menjadi jajahan Pemerintah Hindia Belanda.

Gubernur Jenderal Daendels yang memerintah tahun 1808 – 1811, pemerintahan Republik Bataaf,  melakukan berbagai kebijakan seperti pembangunan militer, jalan  raya, perbaikan pemerintahan dan perbaikan ekonomi.

Itilah kerja paksa menrujuk pada rakyat dipaksa bekerja tanpa fasilitas yang memadai, tidak memperoleh penghasilan yang layak, tidak diperhatikan asupan makanannya dan bekerja dil luar batas-batas kemanusian.

Salah satu kebijakan yang terkenal adalah pembangunan Jalan Anyer -  Panarukan ( Jalan Pantura ).











3. Pengaruh Sistem Sewa Tanah

Inggris menguasai Indonesia mulai tahun 1811 – 1816 dengan Thomas Stamford Raffles sebagai Gubernur Jenderal.

Salah satu kebijakan yang terkenal pada masa Raffle adalah system sewa tanah atau landrent system atau leddelijk stelsel.

Sistem tersebut memiliki peraturan antara lain :

a.      a, Petani harus menyew tanah, meskipun dia adalah pemilik tanah tersebut

b.     b.  Harga sewa tanah tergantung kondisi tanah

c.       c. Pembayan sewa tanah dengan uang tunai

d.      d. Bagi yang tidak punya tanah dikenakan pajak kepala

 

Kegagalan system sewa tanah :

a.      a. Sulit menentukan besar kecilnya pajak, karena tidak semua rakyat memiliki tanah yang sama

b.      b. Sulit mennetukan luas dan tingkat kesuburan tanah petani

c.       c. Keterbatasn jumlah pegawai

d.      d. Masayarakat desa belum mengenal system uang

 

Napoleon Bonaparte ( Kaisar Perancis kalah dlm perang melawan Raja-raja Eropa dalam Perang Koalisi.

Kemudian diadakan Convention of London 1814, yang salah satu isi nya adalah Belanda mendapatkan kembali wilayah-wilayah kekuasaannya dari Inggris.

 

4. Pengaruh  Sistem Tanam Paksa

Belanda mengalami kerugian keuangan yang besar disebabkan awal abad XX Belanda menghadapi perang di Eropa ( terutama melawan Belgia )

Disamping Belanda menghadapi perlawanan rakyat di berbagai daerah (Perang Jawa/Perang Diponegoro

Belanda berusaha menaikkan ekspor terutama tanaman perkebunan.

Mulai tahun 1830, Johanes Van Den Bosch, menerakan system tanam paksa  (cultuur stelsel)

Ketentuan Sistem Tanam Paksa :

1.  1.  Penduduk wajib menyerahkan seperlima tanahnya untuk ditanami tanaman wajib dan berkualitas ekspor.

2.    2. Tanah yang ditanami tanaman wajib, bebas dri pajak tanah.

3.  3.   Waktu yang digunakan untuk pengerjaan tanaman wajib tidak melebihi waktu untuk menanam padi

4.   4. Apabila harga tanaman wajib setelah dijual melebihi besarnya pajak tanah, kelebihannya dikembalikan kepada penduduk.

5.    5. Kegagalan panen tanaman wajib, bukan kesalahan penduduk, menjadi tanggung jawab pemerintah

6.  6.   Penduduk dalam pekerjaannya dipimpin penguasa pribumi, sedangkan pegawai Eropa menjadi pengawas, pemungut dan pengangkut.

7.    7. Penduduk yang tidak memiliki tanah harus melakukan kerja wajib selama seperlima tahun (66 hari) dan mendapatkan upah.


Praktik-praktik penekanan dan pemaksaan terhadap rakyat pada masa Tanam Paksa antara lain :

a.    a. Menurut ketentuan tanah yang digunakan untuk tanaman wajib hanya 1/5 tanah yang dimiliki rakyat.Namun kenyataannya  selalu lebih, bahkan sampai ½ bagian dari tanah yang dimiliki

b.   b.  Kelebihan hasil panen tanaman wajib tidak dibayarkan

c.    c. Waktu untk kerja wajib melebihi dari 66 hari, dan tanpa imbalan yang memadai.

d.    d. Tanah yang digunakan tanaman wajib dikenai pajak


Sistem ini mengakibatkan kesengsaraan bagi rakyat Indonesia, sehingga menimbulkan simpati dan mengecam praktik Tanam Paksa.

Tokoh yang simpati dan mengecam Tanam Paksa antara lain : Baron Van Heovel, E.F.E Douwes Dekker ( Multatuli)  dan L Vitalis

Pada tahun 1870 secara resmi Tanam Paksa dihapus.

Selanjutnya Pemerintah Belanda mengeluarkan Undang – undang Gula dan Undang-undang Agraria

 

Minggu, 03 April 2022

BAB IV PERUBAHAN MASYARAKAT INDONESIA PADA MASA PENJAJAHAN DAN TUMBUHNYA SEMANGAT KEBANGSAAN ( IPS SMP KELAS VIII SEMESTER GENAP )

 

A.   A.  KEDATANGAN BANGSA BARAT KE INDONESIA









.      

1.      Latar Belakang Kedatangan Bangsa Barat, adanya :

a.      Daya Tarik Indoneisa bagi Bangsa-Bangsa Barat ( rempah-rempah)

b.      Motivasi 3G (Gold, Gospel Glory)/ Semboyan Penjelajahan Samudera :

Gold ( Emas ; mencari kekayaan )

Gospel (Tugas suci ; menyebarkan agama Nasrani/Kristen)

Glory ( Kejayaan ; mencari daerah jajahan baru )

c.       Revolusi Industri

Adalah pergantian atau perubahan secara menyeluruh dalam memproduksi barang dari sebelumnya menggunakan tenga manusia atau hewan menjadi tenaga mesin.

Penggunan mesin dalam industry menjadikan produksi lebih efisien, ongkos produksindapat ditekan, serta barang dapat diproduksi dalam jumlah besar  dan cepat.

Berkembangnya revolusi industry menyebabkan bangsa – bangsa Barat memerlukan bahan baku yang lebih banyak. Mereka juga memerlukan daerah pemasaran untuk menjual hasil-hasil indutrinya.

 

2.      Kedatangan Bangsa-Bangsa Barat ke Indonesia

a.      Bangsa Portugis

Tokoh : Bartolomeus Diaz(1486-    )

              Alfonso de, Albuquerque ( 1511 di Malaka)

              Antonio de Abeau dan Francisco Serrao ( 1512 di Maluku)

b.      Bangsa Inggris

EIC ; East Indian Company, adalah Persekutuan Dagang Inggris


c.       Bangsa Belanda

Tokoh : Cornelis de Houtman (1595-1596)

VOC (Vereeningde Oost Indische Compagnie)

-          Berdiri Tahun 1602

-          Gubernur Jenderal Pertama : Pieter Both

-          Hak Istimewa ( Hak Octroi ) ; mencetak uang, memiliki angkatan perang, , memerintah daerah yang diduduki, melakukan perjanjian dengan raja-raja, memonopoli perdagangan rempah-rempah

-          Strategi ; Politik “DEVIDE ET IMPERA”/ Politik adu domba

-          Dibubarkan 31 Desember 1799

 


Rabu, 16 Februari 2022

PENDISTRIBUSIAN KEMBALI (REDISTRIBUSI) PENDAPATAN NASIONAL ( IPS SMP KELAS 8 SEMESTER GENAP )

 

PENDISTRIBUSIAN KEMBALI (REDISTRIBUSI) PENDAPATAN NASIONAL

(HAL. 181 s.d. 188)




 





Tujuan dari usaha-usaha ekonomi yang dilakukan adalah untuk menciptakan kesejahteraan masyarakat secara adil dan merata. Dalam kenyataannya masih terdapat masalah dalam pendistribusian pendapatan. Kesenjangan/ketimpangan antara masyarakat berpendapatan tinggi dan rendah masih sangat lebar. Contohnya dibalik Gedung pencakar langit masih terdapat pemikiman yang tidak layak huni.

1. Pengertian Redistribusi Pendapatan

Redistribusi pendapatan adalah pendistribusian Kembali pendapatan masyarakat kelompok kaya kepada masyarakat kelompok miskin baik berasal dari pajak ataupun pungutan-pungutan lain.

Bentuk-Bentuk Redistribusi Pendapatan

1.      a. Redistribusi Vertikal

Transfer uang dari orang kaya ke orang miskin, merupakan dukungan warga masyarakat yang kuat kepada masyarakat yang lemah secara ekonomi

Redistribusi ini dapat dilakukan  oleh pemerintah maupun pribadi.

Contoh: jika kamu membelu pulsa atau belanja di supermarket, barang yang kamu bayar harganya sudah termasuk pajak. Pajak yang dikumpulkan  masuk ke pemerintah kemudian akan disalurkan dalam bentuk subsidi bahan bakar premium , subsidi tiket kendaraan umum, dll

Selain pemerintah masyarakat secara pribadi juga bisa menyalurkan kepada pihak lain yang membutuhkan, misalnya membantu korban gempa bumi, korban banjir, tanag longsor dsb secara langsung maupun melalui Lembaga kemanusiaan seperti Palang Merah Indonesia, Rumah zakat dsb.

2.      b. Redistribusi Horizontal

Transfer uang antar kelompok, yaitu dari kelompok satu ke kelompok yang lain.

Redistribusi horizontal bersifat siklus kehidupan.

Contohnya dari laki-laki ke perempuan, dari orang dewasa kepada anak-anak, dari remaja ke orang tua. Redistribusi horizontal dapat bersifat antar pribadi, Seorang anak akan membayarkan biaya kesehatan kepada orang tuanya, uang pensiun yang dibayarkan pada saat masih bekerja akan diterima setelah pensiun


2. Program Redistribusi untuk Pemerataan Pendapatan di Indonesia

1.    a.  Program pemberian jaminan akses kebutuhan dasar bagi rakyat bawah

2.      b. Program kredit lunak dan penjaminan kredit berbasis komunitas

3.      c. Pengembangan usaha dan industri kecil

4.     d.  Pemerintah bekerja sama dengan swasta local dan asing untuk menjalankan program Corporate Sosial Responsibility (CSR)

5.      e. Pemerintah konsisten dalam mewujudkan kebijakan penegakan hukum dan keadilan ekonomi.

 

 

ad a. Strategi pemenuhan kebutuhan dasar rakyat yang dilakukan pemerintah

-         a.   BLT (Bantuan Langsung Tunai)

-        b.   BTB (Bantuan Tunai Bersyarat) atau Program Keluarga Harapan (PKH)

-          c. Jaminan sosial (social security)

-          d. Bantuan Operasional Sekolah (BOS)

-          e. Beasiswa untuk memenuhi  akses pendidikan  bagi mereka yang kurang mampu

-          f. Jamkesmas, jaminan Kesehatan masyarakat (BPJS)

 3. Beberapa Alternatif praktik redistribusi pendapatan

1.      Subsidi

Dalam rangka pendistribusian pendapatan, pemerintah berupaya mendorong usaha kecil menengah agar hidup dan memiliki daya saing. Pemerintah memberikan subsidi berupa potongan harga maupun tambahan modal kepada produsen

Contoh, subsidi pupuk kepada petani untuk menekan biaya produksi. Dengan harga pupuk yang lebih rendah petani dapat menjual hasil pertanian dengan harga yang lebih rerndah sehingga dapat bersaing.

Subsidi BBM bagi kalangan menengah ke bawah yang diharapkan dapat menekan beban biaya transportasi masyarakat.

 

2.      Pengenaan Pajak

Pajak merupakan sejumlah uang tunai yang dibayarkan oleh  rakyat kepada negara yang sifatnya dapat dipaksakan berdasarkan undang-undang. Pajak yang diterima pemerintah digunakan untuk membiayai pembangunan yang hasilnya akan Kembali kepada rakyat.

Jenis-jenis pajak di Indonesia antara lain pajak penghasilan, pajak kendaraan bermotor, pajak terhadap barang mewah, dsb.

Pajak penghasilan adalah pajak yang dibayarkan oleh seseorang yang sudah berpenghasilan dengan batas minimal penghasilan sebesar angka yanga ditentukan pemerintah

 


Sabtu, 05 Februari 2022

PENGUATAN EKONOMI MARITIM DAN AGRIKULTUR DI INDONESIA (IPS SMP KELAS VIII SEMESTER GENAP)



 

C. PENGUATAN EKONOMI MARITIM DAN AGRIKULTUR DI INDONESIA

(Halaman 166 s.d. 174)

 

1.   1. PENGUATAN EKONOMI MARITIM






 






      A.  Potensi Ekonomi Maritim Indonesia

Ekonomi Kelautan (marine economy) merupakan kegiatan ekonomi yang dilakukan di wilayah pesisir dan lautan serta di darat yang menggunakan sumber daya alam (SDA) dan jasa-jasa lingkungan kelautan untuk menghasilkan barang dan jasa.

Ekonomi Maritim (maritime economy) merupakan kegiatan ekonomi yang mencakup transportasi laut, industry galangan kapal dan perawatannya, pembangunan dan pengoperasian Pelabuhan beserta industri dan jasa terkait.

 

Indonesia memiliki sumber daya alam yang besar dan letak yang strategis serta posisi Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia. Banyak kekayaan yang terkandung di laut secara utuh baik di dalam, di dasar maupun di atas permukaan laut merupakan potensi ekonomi yang yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian nasional.

Kondisi kekayaan laut yang banyak belum memberikan dampak positif yang kuat terhadap kesejahteraan masyarakat. Kenyataannya pengelolaan sektor kelautan belum digarap dengan penuh perhatian dan kemauan, Sebagian besar nelayan Indonesia masih bergelud dengan kemiskinan padahal produksi perikanan terus meningkat. Daya saing domestic yang lemah menyebabkan transportasi laut maupun eksploitasi sumber daya mineral di wilayah perairan nasional masih lebih banyak dilakukan oleh pihak asing. Kekalahan dalam kompetisi ekonomi berbasis maritime juga terjadi di sector industry dan jasa kelautan mulai dari hulu maupun hilir.

 

B. Kondisi ekonomi maritim di Indonesia dan Negara-Negara ASEAN

a.       Sektor Pelayaran

b.      Sektor Perikanan

c.       Sektor Pariwisata Bahari

 

Keprihatinan terhadap sektor kelautan nasional mengharuskan adanya kebijakan yang strategis untuk mempercepat  pengembangan  keunggulan di berbagai sector kelautan.

Pembangunan di bidang kelautan diarahkan untuk mencapai 4 tujuan :

1)      Pertumbuhan ekonomi tinggi

2)      Peningkatan seluruh pelaku usaha, khususnya para nelayan, pembudi daya ikan, dan masyarakat kelautan lainnya  yang berskala kecil

3)      Terpeliharanya kelestarian lingkungan  dan sumber daya kelautan

4)      Menjadikan laut sebagai pemersatu  dan tegaknya kedaulatan bangsa

 

C. Strategi dan Keijakan Pengembangan ekonomi  Maririm di Indonesia

   a. Perubahan paradigma pembangunan  nasional, dari pembangunan berbasis daratan (land- based development), menjadi  pembangunan berbasis kelautan ( ocean based development)

b. Memacu percepatan pembangunan infra struktur dan ketersambungan maritime, membangun tol laut, pelabuhan laut dalam, logistik dll

c. Menyambut ASEAN Connectivity dengan menyiapkan 5 pelabuhan besar (Belawan Sumut, Tanjung Priuk Jakarta, Surabaya, Makasar dan Kalimantan ).

d. Menyusun kerangka regualsi yang sesuai dengan semua pihak



2. PENGUATAN AGRIKULTUR DI INDONESIA


Ekonomi agrikultur merupakan upaya peningkatan perekonomian dengan memberdayakan sector pertanian

Agrikultur merupakan kegiatan pemanfaatan sumber daya hayati yang dilakukan manusia untuk menghasilkan bahan pangan, bahan baku industry sumber energy, atau untuk mengelola lingkungan hidupnya.

           

a.  a.. Potensi Agrikultur di Indonesia

1)      Produk pertanian segar dalam bentuk buah-buahan dan sayuran.

2)      Rempah-rempah dan bahan bakar nabati

b.      b. Peran Agrikultur di Indonesia

1)      Sebagian besar masyarakat Indonesia bermatapencaharian sebagai petani

2)      Pertanian dan agrikultur  merupakan sector primer dalam perekonomian Indonesia

3)      Sebagai penyumbang hampir setengah perekonomian

4)      Sebagai penghasil devisa melalui ekspor

c.       c. Hambatan dalam Pengembangan Agrikultural di Indonesia

1)      Skala usaha pertanian pada umumnya relative kecil

2)      Modal terbatas

3)      Penggunaan tekhnologi masih sederhana

4)      Sangat dipengaruhi musim

5)      Pada umumnya berusha dengan tenaga kerja keluarga

6)      Akses terhdap kredit, teknologi dan pasar rendah

7)      Pasar hasil pertanian sebagian besar dikuasai  oleh pedagang-pedagang besar sehingga akan merugian petani

8)      Alih fungsi lahan pertanian menjadi nonpertanian

9)      Kurangnya penyediaan benih yang bermutu bagi petani




DAMPAK POSITIF DAN DAMPAK NEGATIF KONDISI GEOGRAFIS INDONESIA ( IPS SMP KELAS 8 SEMESTER GANJIL)

  Apa saja dampak positif dan negatif kondisi geografis Indonesia?   Dampak Positif Kondisi Geografis Indonesia   1. Posisi Strategis un...