Rabu, 22 Februari 2023

RUNTUHNYA KERAJAAN MAJAPAHIT (IPS KELAS 7 SEMESTER GENAP)KURIKULUM MERDEKA

 

.

FAKTOR- FAKTOR

 Penyebab Runtuhnya Kerajaan Majapahit










1.   1.  Kematian Hayam Wuruk

Melemahnya kekuasaan Majapahit dimulai setelah mangkatnya Raja Hayam Wuruk pada 1389 dan Mahapatih Gajah Mada pada 1364.
Selepas pemerintahan raja keempat Majapahit tersebut, situasi kerajaan menjadi semakin tak terkendali akibat perebutan takhta kerajaan dan pergolakan politik
Takhta kemudian diwariskan pada Wikramawardana yang tak lain adalah menantunya sendiri. Di masa pimpinan Wikramawardhana tercetuslah Perang Regreg atau Perang Paregreg yang menjadi cikal bakal kemunduran Majapahit.

 Pengangkatan Wirakramawardhana pada 1389 untuk menggantikan Hayam Wuruk ditentang anak Hayam Wuruk, Bhre Wirabhumi penguasa kerajaan timur Majapahit. Wirabhumi lantas menuntut singgasana Majapahit dari Wirakramawardhana. Lalu pada sekitar 1404-1405, pecahlah perang saudara yang dikenal dengan Perang Paregreg yang menewaskan Wirabhumi. Kekalahan Wirabumi membuat kerajaan timur bersatu dengan barat. Akan tetapi, kejayaan Majapahit tetap merosot lantaran melemahnya kendali Majapahit dan lepasnya daerah-daerah taklukan di luar Jawa.

 

3.    2. Konflik Internal Kerajaan Majapahit

Meski perang saudara telah usai, konflik internal kerajaan terus berlangsung sehingga menimbulkan perpecahan. Salah satunya adalah pertentangan dan perebutan kekuasaan yang menyebabkan Kerajaan Majapahit semakin mengalami kemunduran.

 

4.    3Pengaruh Dinasti Ming

Munculnya kekuatan baru dari Timur, yakni ekspansi Tiongkok di bawah Dinasti Ming, turut melemahkan Kerajaan Majapahit.
Saat itu, perdagangan rempah-rempah yang pesat di daerah kekuasaan Majapahit tidak diimbangi dengan kekuatan pengaruh Kerajaan Majapahit.
Hal ini mendorong Dinasti Ming semakin memperkuat hubungan dagang dan politik dengan orang-orang di pelabuhan Nusantara.

 

5.   4. . Bangkitnya Malaka
Malaka saat itu menjadi jalur perdagangan rempah-rempah dari Maluku ke India dan wilayah lainnya. Namun, seiring hubungannya yang dekat dengan Dinasti Ming, membuat jalur pelayaran Selat Malaka sulut disentuh oleh Majapahit

6.    5. Kemunculan Kerajaan Demak
Munculnya kerajaan Demak yang dipimpin oleh Raden Patah turut melemahkan pertahanan Majapahit.
Raden Patah merupakan putra dari raja terakhir Majapahit, Brawijaya V dengan selir muslim Tiongkok Siu Ban Ci, yang memilih mendirikan kerajaan bercorak Islam.
Kekuatan perekonomian kala itu dibuktikan dengan berkuasanya Kerajaan Demak di dua pelabuhan besar. Direbutnya bandar dagang yang dimiliki Majapahit itu mengakibatkan perekonomian Majapahit semakin melemah.
Hingga akhirnya pada 1517 di bawah pimpinan Pati Unus, Demak menyerang Majapahit dan mengalahkan kerajaan tersebut sekaligus memantapkan diri sebagai kekuatan baru di tanah Jawa

7.    6. Penyebaran agama Islam menjadi penyebab runtuhnya Kerajaan Majapahit
Ilustrasi. Salah satu penyebab runtuhnya Kerajaan Majapahit adalah masuknya pengaruh agama Islam di Jawa .
Pengaruh agama Islam mulai masuk ke dalam lingkungan Kerajaan Majapahit yang berlandaskan Hindu.
Kondisi Majapahit yang telah keropos akibat pertentangan internal kerajaan, membuat pengaruh Islam semakin lebih mudah masuk ke Majapahit dan masyarakat Jawa. Hal ini menjadi salah satu faktor penyebab runtuhnya Kerajaan Majapahit.
Masuknya pengaruh Islam dan proses lslamisasi di Jawa melalui beberapa cara, antara lain perdagangan dari saudagar Muslim asing, perkawinan, kepercayaan, hingga kesenian.






Kamis, 09 Februari 2023

PENGARUH BUDAYA INDIA DI NUSANTARA (IPS SMP KELAS 7 SEMESTER GENAP KURIKULUM MERDEKA

 PENGARUH BUDAYA INDIA DI NUSANTARA



 









1.      1. Tulisan/aksara : Pallawa (melalui prasasti,  kitab, manuskrip)








1.      2. Bahasa : Sansekerta , terdapat kosa kata berasal dari bahasa Sansekerta (eko, dwi dll)











1.     3.  Politik dan Pemerintahan : Sistem Pemerintahan Kerajaan yaitu munculnya konsep dewa – raja


1.   4.   Agama dan sosial : Agama Hindu dan Budha (istilah dewa-dewi),

Menurut agama Hindu, di bidang sosial mengenal pelapsan masyarakat ( Kasta )








B5. Budaya daya dan Tradisi : contoh : Upacara Ngaben (Pembakaran Jenazah )










1.          6.  Arsitektur Bangunan : munculnya bangunan-bangunan berupa Candi, yang bentunya merupakan campuran / akulturasi








7.    7.  Seni Rupa dan Seni Ukir yang dipahatkan pada dinding candi







1.  



             8.     Sistem Kalender, yaitu Kalender Saka,  untuk menentukan waktu upacara/peringatan keagamaan


LINK : https://web.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid0Dr27RyGKzqNPiXw7wcP8ivGDrUsEyDcqsVWjD2ThgFDk2rXmivW8sPgDFURwwMPPl&id=100014407023553




Senin, 30 Januari 2023

TEORI - TEORI PENYEBARAN BUDAYA INDIA DAN KERAJAAN HINDU-BUDHA DI NUSANTARA (IPS KELAS 7 IKM)

 TEORI - TEORI PENYEBARAN BUDAYA INDIA 

DAN KERAJAAN HINDU-BUDHA

 DI NUSANTARA (IPS KELAS 7 IKM)





 





 

B. Aktivitas Kegiatan Ekonomi

1. Aktivitas Kehidupan Masyarakat Masa Lalu

a. Aktivitas Kehidupan Masyarakat Masa Hindu-Buddha

Teori- teori tentang penyebaran budaya India ke Indonesia

1.       Teori Brahmana

Agama Hindu masuk ke Indonesia dibawa oleh Brahmana karena Brahmana

adalah kasta yang memahami dengan benar kitab Weda dan bertanggung

jawab untuk menyebarkan agama Hindu.

2.       Teori Ksatria

Agama Hindu masuk ke Indonesia oleh para prajurit India yang ingin

menaklukan Nusantara. Mereka melakukan penyebaran agama Hindu

melalui penaklukan wilayah atau prajurit yang melarikan diri setelah kalah perang

3.       Teori Waisya

Menurut teori ini, penyebaran budaya India dilakukan oleh pedagang

India melalui jalur laut. Perdagangan pada masa itu sedang berkembang

karena jalur sutera yang menghubungkan India-Tiongkok melalui jalur

laut dan melalui wilayah Nusantara.

4.       Teori Arus Balik

Berdasarkan teori ini, penduduk Nusantara yang ulung dalam berlaut

melakukan interaksi di negeri India dan pulang ke Nusantara untuk

menyebarkan agama Hindu yang mereka pelajari.

NO

NAMA KERAJAAN

SEBUTAN KERAJAAN

LETAK KERAJAAN/PUSAT PEMERINTAHAN

SUMBER SEJARAH

RAJA-RAJA

1

Kutai Martadipura

Gerbang Masa Sejarah Nusantara

Kalimantan Timur,

Di tepi Sungai Mahakam

7 buah prasasti berbentuk Yupa.

Huruf Pallawa tersebut diidentifikasi bentuk dan jenisnya berasal dari

sekitar tahun 400 M.

Kudungga

Aswawarman

Mulawarman

2

Tarumanagara

Penanda peradaban sejarah Nusantara di Pulau Jawa

Jawa Barat

penemuan dari prasasti di

Ciaruteun, Kebon Kopi, Jambu, Pasir Awi, Muara Cianten (Bogor) dan Tugu,

Cilincing (Jakarta). Sementara di desa Lebak, Banten Selatan ditemukan Prasasti Munjul

Purnawarman

3

Kedatuan Sriwijaya

Sang Penguasa Perairan Nusantara

 

Tempat bagi pendidikan Buddha.

Sumatera

Prasasti Kedukan Bukit pada tahun 605 tahun Saka (683 M)

Daputra Hyang

 

Balaputera

4

Kerajaan Mataram Kuno

Nuansa Kemewahan Peradaban Nusantara

di Pulau Jawa

 

Jawa Tengah

Prasasti Canggal

 

Candi Plaosan.

Wangsa Sanjaya

 

Wangsa Syaeilendra

 

Rakai Pikatan,Rakai Kayuwangi, Rakai Watuhumalang, Balitung, Rakai Kanuruhan

5

Kerajaan Singhasari

Pendiri Dinasti Penguasa Nusantara

 

Jawa Timur

Kitab Pararaton

 

Kitab Negarakertagama

 

Candi Kidal

Ken Arok,

Anusapati,

Tohjaya,

Ranggawuni dan Mahesa Cempaka,

Ketanegara

6

Kerajaan Majapahit

Supremasi Kejayaan Nusantara

 

Jawa Timur

Candi2 (al. Candi Sukuh), Candi Bajangratu

Arca2 logam

Kitab2 Sastra

Kesusastraan pada zaman

Hindu-Buddha ditulis sebagai gancaran (prosa) dan tembang (puisi).

Ditinjau dari isi kitab kesusastraan terdiri atas tutur (kitab keagamaan),

sastra (kitab-kitab cerita mengenai keagamaan dan kesusilaan) dan kitab-kitab uraian sejatah

Raden Wijaya,

Jayanegara,  Tribhuanatunggadewi  jayawisnuwardhani.

 

Hayam Wuruk (Patihnya bernama Gajah Mada)

Wikramawardhana

 

 

 

 

 

 

 

 

 


PRASASTI YUPA

 

 

 

 

 

 

 


PRASATI CIAREUTUN

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


CANDI PLAOSAN  (HINDU)

 

 

 

 

 

 


CANDI BOROBUDUR (BUDHA)

 


DAMPAK POSITIF DAN DAMPAK NEGATIF KONDISI GEOGRAFIS INDONESIA ( IPS SMP KELAS 8 SEMESTER GANJIL)

  Apa saja dampak positif dan negatif kondisi geografis Indonesia?   Dampak Positif Kondisi Geografis Indonesia   1. Posisi Strategis un...